Perkembangan Port USB dan Kemunculan Port HDMI
Bagian I
Apa itu USB
?
Universal Serial Bus (USB) adalah suatu perangkat spesifikasi
konektifitas yang dikembangkan bersama-sama para pemimpin industri. Awal
kemunculan di tahun 1995 di hanya 12 megabit per detik (Mbps), USB menghadirkan kemudahan, kecepatan
transaksi data dari berbagai perangkat Peripheral ke PC yang dimiliki, dan
sekali tertancap, maka akan melakukan konfigurasi secara terotomatis.
PORT USB: Merupakan port multi fungsi yang
dapat digunakan pada beberapa perangkat atau
peripheral lainnya seperti mouse,
keyboard, modem, card wireless, dan lain sebagainya. Port USB merupakan pengembangan dari port serial. Saat ini, port USB paling populer digunakan, misalnya
untuk flash disk, harddisk eksternal,
mouse, keyboard. Kelebihan dari port USB adalah kemudahannya dalam melakukan
koneksi device ke komputer, sehingga
banyak alat dapat dipasang secara plug
and play.
USB ini dirancang tidak tergantung pada ekspansion slot, dan USB yang dipasang tidak perlu melakukan booting ulang komputer. Selain itu, USB juga mendukung arsitektur daisy-chain ganda, yaitu penggunaan USB hub. Sebuah USB hub dapat menampung banyak device
USB. Jumlah tingkat atau level USB
hub yang tersusun maksimal 5 tingkat, sedangkan jumlah USB device yang dapat terkoneksi ke sebuah kontroler USB maksimal 127 buah
Kolaborasi Perusahaan
Intel membentuk USB
Implementers Forum (USB-IF) pada tahun 1995 sebagai sebuah perusahaan
non-profit dengan pemain industri lain untuk mendukung dan mempercepat adopsi
periferal USB-compliant.
Saat ini, USB-IF
memiliki lebih dari 700 perusahaan anggota di seluruh dunia dan dewan direksi
mencakup perwakilan dari:
- Hewlett-Packard
- Intel Corporation
- LSI Corporation
- Microsoft Corporation
- Renesas Electronics Corporation
- ST-Ericsson
Forum ini memfasilitasi pengembangan kualitas tinggi
periferal USB yang kompatibel, dan
mempromosikan manfaat dari produk USB
yang telah lulus pengujian kepatuhan.
Versi USB
Standard USB telah
berevolusi kebeberapa versi:
Pre-rilis
·
USB 0.7:
dirilis November 1994.
·
USB 0.8:
dirilis December 1994.
·
USB 0.9:
dirilis April 1995.
·
USB 0.99:
dirilis August 1995.
·
USB 1.0
Release Candidate: dirilis November 1995.
USB 1.1 Tipe B
Plug (Atas) & USB 1.1 Tipe A
Plug (Bawah)
|
adalah Universal Serial Bus (USB) standar, dirilis pada bulan Agustus
1998. USB 1.1 ini kadang-kadang
disebut Full Speed USB. bisa
mencapai kecepatan transmisi maksimum 12 Mbps.
Versi 2.0
USB 2.0 adalah Universal Serial Bus (USB) standar, dirilis pada bulan April 2000. Hampir semua perangkat dengan sudah mampu menggunakan USB, dan saat ini perangkat didukung setidaknya USB 2.0.
Perangkat yang mematuhi standar USB 2.0 memiliki kemampuan untuk mengirimkan data pada kecepatan
maksimum 480 Mbps. Hal ini lebih cepat dari yang lebih tua USB 1.1.
Namun pada
prakteknya, jarang sekali kecepatan USB
2.0 bisa sampai di atas 300 Mbps. Selain itu, USB 2.0 memerlukan suplai maksimal daya sebesar 500mA. Sedangkan
untuk pin steker pada USB 2.0
berjumlah 4 buah.
|
|
(Dari atas ke bawah) USB 2.0 Tipe Plug ; USB 2.0 Tipe B
Plug; USB
2.0 Micro-B Plug; USB 2.0 Mini-B Plug
|
Versi 3.0
USB 3.0 adalah yang terbaru Universal
Serial Bus (USB) standar, dirilis
pada bulan November 2008. Sebagian besar komputer baru dan perangkat yang
diproduksi saat ini dukungan USB 3.0.
USB 3.0 ini sering disebut sebagai SuperSpeed USB.
Perangkat
yang mematuhi standar USB 3.0 secara
teoritis dapat mengirimkan data pada tingkat maksimum 5 Gbps, atau 5.120 Mbps.
Sebuah update untuk USB 3.0
direncanakan untuk akhir tahun 2013 yang akan meningkatkan kecepatan maksimum
teoritis ini sampai 10 Gbps, atau 10,240 Mbps.
Hal ini
kontras dengan standar USB
sebelumnya, seperti USB 2.0 , yang
terbaik hanya dapat mengirimkan data pada 480 Mbps, atau USB 1.1 yang puncak pada 12 Mbps.
Kelebihan
lain USB 3.0 dibandingan dengan USB 2.0 adalah sifatnya yang full duplex, artinya
bahwa USB host dapat melakukan send and receive data secara terus
menerus. Sedangkan untuk pin steker, USB 3.0 memiliki pin berjumlah 5 buah.
Standar
baru ini merupakan peningkatan pertama dalam 8 tahun terakhir untuk USB di mana
selain kecepatan, sistem ini juga menawarkan efisiensi daya yang jauh lebih
baik serta kemampuan untuk digunakan pada berbagai macam alat yang lebih
bervariasi. Hal ini bisa berarti juga sebagai titik kejatuhan dari standar
kompetitor, Fire Wire.
Untuk
menggambarkan peningkatan kecepatan ini, kita lihat saja perbandingannya
dengan: waktu yang dibutuhkan untuk mentransfer video high-definition
berukuran 27GB atau ukuran standar Blu-ray adalah 10 menit dengan standar USB
2.0. Dengan USB 3.0 hanya dibutuhkan waktu sekitar 1 menit saja. Menurut wakil
presiden pemasaran AMD, Patrick Moorhead, “Apa yang pengguna akan rasakan
adalah waktu respon yang jauh lebih cepat, waktu tunggu lebih sedikit, dan
produktivitas lebih.”
Sebuah
grup nirlaba yang didirikan oleh para perusahaan yang mendukung standarisasi
USB yaitu Forum USB Implementers telah mengumumkan spesifikasi final USB 3.0
pada hari Senin yang memperjelas proses pengadopsian USB 3.0 oleh berbagai
macam alat dan komponen. Menurut Brian O’ Rourke, seorang analis dari
perusahaan riset In-Stat, USB 3.0 akan membawa USB 2.0 ke jenjang
selanjutnya dalam hal performa dan akan lebih menginvasi berbagai macam alat
dari pada sekarang.
Catatan: Perangkat
USB yang lama, kabel, dan adaptor
mungkin secara fisik kompatibel dengan USB
3.0 hardware tetapi jika Anda memerlukan tercepat kecepatan transmisi data,
semua perangkat harus mendukung USB
3.0.
|
|
USB 3.0 Tipe A Plug (Atas); USB 3.0 Tipe B Plug (Tengah); USB 3.0 Micro-B Plug (Bawah)
|
Protokol USB
Persinyalan USB
USB adalah
host-centric bus di mana host/terminal induk memulai semua transaksi. Paket
pertama/penanda (token) awal dihasilkan oleh host untuk menjelaskan apakah
paket yang mengikutinya akan dibaca atau ditulis dan apa tujuan dari perangkat
dan titik akhir. Paket berikutnya adalah data paket yang diikuti oleh
handshaking packet yang melaporkan apakah data atau penanda sudah diterima
dengan baik atau pun titik akhir gagal menerima data dengan baik.
Setiap
proses transaksi pada USB terdiri atas:
·
Paket token/sinyal penanda (Header yang menjelaskan
data yang mengikutinya)
·
Pilihan paket data (termasuk tingkat muatan), dan
·
Status paket (untuk acknowledge/pemberitahuan hasil
transaksi dan untuk koreksi kesalahan)
Nomor kaki
(dilihat pada soket):
Penetapan kaki
|
||
Kaki
|
Fungsi
|
|
1
|
VBUS
(4.75–5.25 V)
|
|
2
|
D−
|
|
3
|
D+
|
|
4
|
GND
|
|
Shell
|
||
Paket data umum USB
Data di bus
USB disalurkan dengan cara mendahulukan Least
Significant Bit(LSB). Paket-paket USB
terdiri dari data-data berikut ini:
·
Sync
Semua paket
harus diawali dengan data sync. Sync adalah data 8 bit untuk low dan full speed atau data 32 bit untuk high
speed yang digunakan untuk mensinkronkan clock dari penerima dengan pemancar.
Dua bit terakhir mengindikasikan dimana data PID dimulai.
·
PID (Packet
Identity/Identitas paket)
Adalah
field untuk menandakan tipe dari paket yang sedang dikirim. Tabel dibawah ini
menunjukkan nilai-nilai PID:
Group
|
Nilai PID
|
Identitas Paket
|
Token
|
0001
|
OUT Token
|
Token
|
1001
|
IN Token
|
Token
|
0101
|
SOF Token
|
Token
|
1101
|
SETUP Token
|
Data
|
0011
|
DATA0
|
Data
|
1011
|
DATA1
|
Data
|
0111
|
DATA2
|
Data
|
1111
|
MDATA
|
Handshake
|
0010
|
ACK Handshake
|
Handshake
|
1010
|
NAK Handshake
|
Handshake
|
1110
|
STALL Handshake
|
Handshake
|
0110
|
NYET (No
Response Yet)
|
Special
|
1100
|
PREamble
|
Special
|
1100
|
ERR
|
Special
|
1000
|
Split
|
Special
|
0100
|
Ping
|
Ada 4 bit PID
data, supaya yakin diterima dengan benar, 4 bit di komplementasikan dan
diulang, menjadikan 8 bit data PID. Hasil dari pengaturan tersebut adalah
sebagai berikut.
PID0
|
PID1
|
PID2
|
PID3
|
nPID0
|
nPID1
|
nPID2
|
nPID3
|
·
ADDR (address)
Bagian
alamat dari peralatan dimana paket digunakan. Dengan lebar 7 bit, 127 peralatan
dapat disambungkan. Alamat 0 tidak sah, peralatan yang belum terdaftar harus
merespon paket yang dikirim ke alamat 0.
·
ENDP (End point)
Titik akhir
dari field yang terdiri dari 4 bit,
menjadikan 16 kemungkinan titik akhir. Low speed devices, hanya dapat mempunyai
2 tambahan end point pada puncak dari pipe default. (maksimal 4 endpoints)
·
CRC
Cyclic Redundancy Check dijalankan
pada data di dalam paket yang dikirim. Semua penanda (token) paket mempunyai
sebuah 5 bit CRC ketika paket data mempunyai sebuah 16 bit CRC.
·
EOP (End of
packet)
Akhir dari
paket yang disinyalkan dengan satu angka akhir 0 (Single Ended Zero/SEO) untuk kira-kira 2 kali bit diikuti oleh
sebuah J 1 kali.
Data yang
dikirim dalam bus USB adalah salah satu dari 4 bentuk, yaitu control, interrupt, bulk, atau
isochronous.
Bagian II
Apa itu HDMI
?
HDMI adalah singkatan dari High-Definition
Multimedia Interface Yakni salah satu bentuk interface (antarmuka) untuk peralatan elektronik audio atau video
digital tanpa kompresi (tanpa mengurangi kualitas gambar dan suara).
High-Definition Multimedia
Interface (HDMI) adalah
salahsatu antarmuka (interface) peralatan audio/video digital tanpa
kompresi yang didukung oleh industri. HDMI
menyediakan antarmuka antara beberapa sumber audio/video digital yang cocok,
saperti set-top box, pemutar DVD atau penerima AV serta audio digital dan/atau
monitor video yang cocok, saperti televisi digital (DTV).
HDMI mendukung
video standar, yang lebih tinggi, ataupun definisi tinggi, ditambah dengan
audio digital multi kanal pada kabel tunggal. Hal ini tak tergantung pada
standar DTV seperti ATSC, dan DVB(-T,-S,-C), karena semuanya merupakan enkapsulasi
stream data MPEG, yang dilewatkan pada dekoder, dan keluar sebagai data
video tak terkompresi, yang bisa jadi berdefinisi tinggi. Data video ini
kemudian dikodekan menjadi TMDS untuk transmisi digital melalui HDMI. HDMI juga mendukung 8 kanal audio digital tak termampatkan. Dimulai
dengan versi 1.2, saat ini HDMI
mendukung hingga 8 kanal audio satu bit. Audio satu bit digunakan pada CD Super
Audio.
Konektor HDMI Tipe A standar mempunyai 19 pin, sedangkan versi resolusi yang
lebih tinggi yang disebut Tipe B telah didefinisikan, walaupun belum digunakan
secara umum. Tipe B mempunyai 29 pin, yang mampu membawa kanal video expanded
untuk digunakan dengan tampilan beresolusi tinggi. Tipe B dirancang untuk
mendukung resolusi yang lebih tinggi dari 1080p.
HDMI Tipe A cocok
juga dengan Digital Visual Interface (DVI-D) hubungan tunggal yang
digunakan pada monitor komputer modern dan kartu grafik. Hal ini berarti bahwa
sumber DVI dapat menggerakkan monitor HDMI,
atau sebaliknya, dengan adapter atau kabel yang sesuai, akan tetapi
fitur audio dan pengendalian jarak jauh HDMI-nya
akan tidak tersedia. Sebagai tambahan, tanpa dukungan untuk High-Bandwidth
Digital Content Protection (HDCP) pada kedua ujungnya, mutu dan resolusi
video dapat diturunkan dengan sumber sinyalnya untuk mencegah pengguna dari
melihat atau lebih khusus lagi merekam isi yang dilindungi. (Hampir semua
hubungan HDMI mendukung HDCP,
sedangkan beberapa hubungan DVI tidak.) HDMI
Tipe B cocok dengan DVI hubungan ganda yang terdahulu.
Pendiri HDMI adalah pembuat elektronika konsumen yaitu Hitachi, Matsushita
Electric Industrial (Panasonic/National/Quasar), Philips, Sony, Thomson (RCA),
Toshiba, dan Silicon Image. Digital Content Protection, LLC (cabang Intel)
menyediakan HDCP untuk HDMI. HDMI telah pula didukung oleh produser
film besar Fox, Universal, Warner Bros., dan Disney, serta operator sistem
DirecTV dan EchoStar (Dish Network) seperti halnya juga CableLabs dan Samsung.
Apa
Kegunaan dan Keunggulan HDMI?
Kabel
HDMI (High-Definition Multimedia Interface) berguna untuk
menyampaikan data audio dan video secara digital, sesuai untuk ditampilkan pada
layar berkualitas HD (High-Definition).
Keunggulan
HDMI dari kabel Component / RCA
adalah kualitas tinggi pada hasil konversi audio dan video yang melalui kabel HDMI tersebut.
Selain
itu HDMI juga hanya menggunakan satu
port, sedang pada kabel Component membutuhkan tiga port untuk mengkonversikan
audio dan video.
Apa
Saja Tipe dari Kabel HDMI?
-
Kabel HDMI Standar
Dirancang
untuk menangani aplikasi biasa yang lebih sering digunakan di rumah.
Sudah
handal untuk Video beresolusi 1080i atau 720p-HD yang berhubungan dengan
Televisi, Siaran beresolusi HD dan pemutar DVD berskala tinggi.
-
Kabel HDMI dengan Ethernet
Semua
fitur yang ada sama dengan Kabel HDMI
Standar, namun dengan tambahan Saluran Khusus Data yang dikenal sebagai HDMI Ethernet Channel.
Jaringan
perangkat ini dapat digunakan diantara 2 perangkat yang sudah mengaktifkan HDMI Ethernal Channel-nya terlebih
dahulu.
-
Kabel HDMI Automative
Dirancang
sebagai kabel internal kendaraan yang dilengkapi dengan Sistem Video HD
onboard.
Daya
tahannya telah teruji untuk menahan tekanan saat berada pada getaran dan suhu
yang ekstrem.
-
Kabel High Speed HDMI
Kabel
HDMI ini dirancang untuk teknologi
tampilan yang canggih seperti 4K, 3D dan Deep Color.
Disarankan
bagi pengguna Blu-Ray.
-
High Speed HDMI Cable with Ethernet
Sama
dengan Kabel High Speed HDMI
, namun dengan tambahan Saluran Khusus Data yang dikenal sebagai HDMI Ethernet Channel.
Jaringan
perangkat ini dapat digunakan diantara 2 perangkat yang sudah mengaktifkan HDMI Ethernal Channel-nya terlebih
dahulu.
Kategori
Kabel HDMI
Kabel
HDMI terbagi atas 2:
-
Kategori 1
·
Dapat digunakan hingga 74,5MHz (720p dan 1080i).
·
Dipasarkan dengan kualitas "Standar".
-
Kategori 2
·
Dapat digunakan hingga 340MHz (1080p dan 2160p).
·
Dipasarkan dengan kualitas "High-Speed".
Revolusi
Versi dan Fungsi Kabel HDMI
1. HDMI 1.0
Muncul
pada bulan Desember 2002.
Bit
rate maksimum 4.9Gbps.
Bisa
melakukan pemutaran video hingga 165 Mp/sec (1080p60/UXGA) dan untuk audio
sampai dengan 192kHz.
2. HDMI 1.1
Diluncurkan pada bulan
Mei 2004.
Fungsinya
masih sama dengan versi 1.0, hanya penambahan fungsi perlindungan audio untuk
DVD.
3. HDMI 1.2
Dirilis
pada bulan Agustus 2005.
-
Penambahan Satu Bit Audio,sehingga CD Audio Super bisa mencapai 8 kanal.
-
Ketersediaan Kabel HDMI Tipe A untuk
Konektor untuk PC.
-
Kemampuan yang bersumber dari PC untuk menggunakan Native RGB bersamaan dengan
ruang YCbCr warna.
-
Bertegangan lebih rendah (Dan akan tersedia pada versi selanjutnya).
4. HDMI 1.3
Dirilis
Bulan Juni 2006.
-
Meningkatkan bandwith hingga 340MHz/10.2Gbps.
-
Peningkatan ketajaman warna 24bit dari versi sebelumnya.
-
Menggabungkan Sinkronisasi Audio (Lip Sync) secara otomatis.
-
Mendukung output Dolby TrueHD dan DTS-HD Master Audio Stream untuk eksternal
decoding dari Receiver AV.
(True
HD dan DTS-HD adalah format Codec Loseless Audio yang digunakan pada DVD HD dan
Blu-Ray).
-
Penambahan konektor baru untuk mendukung perangkat Camcorder.
5. HDMI 1.3a
Dirilis
pada Bulan November 2006.
-
Pengaturan pada Cabel and Sink untuk Tipe C.
-
Penambahan fungsi Source Termination (fungsi yang akan secara otomatis
mengingatkan anda saat sumber yang digunakan memiliki masalah pada port-nya).
-
Batas kapasitas CEC yang berubah.
-
Klarifikasi kisaran RGB Video.
-
Penambahan fitur Kontrol Audio.
-
Telah dilengkapi dengan Test Specification.
6. HDMI 1.4
Dirilis
pada Bulan Juni 2009.
- HDMI Ethernet Channel
-
Audio Return Channel
- 3D
Support
-
4K Support
-
Content Type
-
Additional Color Spaces
- HDMI Micro Connector
Berikut Pin dari Kabel HDMI
Logo-logo dari Merk HDMI
Referensi :









